ya, mungkin kalian tahu bagaimana mulanya anda berteman dengan teman baru di jejaring sosial,
mungkin hanya kenal di jejaring sosial tetapi setelah bertemu hanya tersenyum atau tidak sama sekali atau lurus
padahal bila bertemu di jejaring sosial mereka-mereka seperti ibu-ibu yang sedang bergosip
nah inilah dinamika nya,
setelah beberapa tahun saya "sign up" di jejaring sosial, ya pertama seperti live conector, friendster dll
saya dapat menyimpulkan dengan melihat bagaimana teman2 saya atau orang lain menggunakan jejaring sosial dengan etikadbahwa manusia di kalangan anak muda saat ini adalah sebagai "barang"
semua selalu bilang, bila menuju account tertentu akan menganggap kalau barang itu bagus/ cowo itu ganteng, kaya dll / cewe itu cantik, kaya dll
dengan foto2 simentik yang sudah di edit di photoscape yang akan mempesonakan mata2 pengguna jejaring sosial yang lainnya,
bila foto itu lulus dengan mata, cowo/cewe akan terpikat .. yang cewe akan berubah pribadinya yang mula2 pendiam lalu akan kecentilan/nyaris gila
dan yg cowo yg dulu pribadinya sangat lurus dan cuek akan berubah menjadi cool dan merasa kegantengan
yang cewe selalu berdoa akan kelangsungan hidupnya (nah loh) akan kelangsungan hubungan dengan cowo yang "tampan dengan photoscape" itu merebut hatinya
dan yg cowo akan berusaha "menyekill" untuk meluluhkan hati sang cewe, dengan gelagat meminta kenalan minta no hape ketemuan lalu jeleder
inilah dinamika muda mudi anak bangsa, menganggap semuanya adalah barang, tidak menganggap fana tapi seriously.
kasihanlah kalian yang "tidak ganteng"."link kurang"."bukan anak band" karena kalian adalah barang jelek.
yang sering saya dengar , "saya ngga mau yg itu, saya maunya itu soalnya yg itu bla bla bla (sensor menjelek-jelekan manusia adalah tindakan yg tidak baik)" semua seperti barang .
saya menulis ini bukan curhatan pengalaman. kalian yang membaca bisa mengambil hikmah.
"cerita ini hanyalah fiktif belaka semua peran hanya kebetulan di ambil oleh pikiran yang belum matang" Jin dan jun"
Love is not candlelit dinner, dancing or singing.
Love is not flower or romance.
Love last beyond that stages.
Love is patient, passion and compassion.
Love is compromise and healing.
Love is laughing together when things are good or smiling together to
keep from crying.
When things go wrong, love is forgiving, forgiving and forgiving.
Love is everything we share together, because to me love will always be you.




2 komentar:
bener-bener nicely written mas iik. Walau saya pengguna fb kyanya ada bagusnya juga kalau social media down barang seminggu dua,biar pd ktmu lgs ga cuma di fb :)
main ke blog saya jg ya mas...
@dayoe waahaha makasih banyak. ya semua ada positif nya juga ko :) .. ya ntar main ke blog nya semoga ada konsumsi tersedia wkwk
Posting Komentar